Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

MENANTI WAKTU MATI

. Sejak kematian ayah di hari Rabu petang,  aku tahu bahwa tempat singgah bukan stasiun tanah abang melainkan bangsal yang menyisakan nyeri panjang tubuh meriang dari seorang yang bermimpi tentang pulang dan hilang Sebuah panggilan kehilangan deringnya Di waktu subuh; kata-kata luruh;  Aku bertanya kepada ibuku,  mengapa kematian memilih menjadi pencuri? ia mengambil nyawa tiba-tiba   dan ibuku berkata kembali padaku pencuri hanya mengambil apa yang bukan miliknya, sementara kematian hanya mengambil dirinya sendiri dari kehidupan -- dan betapa manusia terlampau angkuh dan banal memimpikan hidup kekal  Sejak kematian ayah di hari Rabu petang aku berhenti merapalkan doa-doa tentang umur panjang ulang tahun adalah pengulangan ketidaktahuan tentang mati;  tentang manusia yang selamanya menjadi pencuri kehidupan bagi bayi-bayi yang tak pernah minta dilahirkan  Jakarta, 15 Februari 2026 .SDT

Postingan Terbaru

TENTANG HITAM

Rest in Peace

Manusia Kekupu.

Memeluk Hari Libur

Tentang Hujan dan Kemarau #2

Tentang Suara

Mengingat Lupa

Hanya Boleh Disini

Catatan Harian: Hatiku (Ternyata) Bukan Kota yang Diamuk Badai

Sesaat Sebelum Aku Keluar dari Kepalaku